Kembali menjadi Fans No. 1 Dialog Dini Hari

Dialog Dini Hari dan Saylow

Hampir 6 tahun mengenal mereka, berawal menjadi penggemar setia, kemudian berteman seperti layaknya saudara dan akhirnya menjadi bagian kecil dari cerita perjalanan mereka. Sungguh membanggakan. 🙂
Mohon maaf bila ada kesalahan yang disengaja maupun tidak saya sengaja selama menjadi Manager Dialog Dini Hari.

Per hari ini tanggal 7 Mei 2015 saya tidak lagi menjadi Manager Dialog Dini Hari? saya kembali menjadi Fans No. 1 band ini. 🙂

untuk booking dan info silahkan hubungi:

surat@dialogdinihari.com

atau

Bali: Anesta Manyes? (0819 1657 8918) atau
Jakarta: Ferry Dermawan? (0856 7800 803)

Salam Beribu Cinta

Chromebook

Chromebook adalah alternatif komputer (kebanyakan berbentuk laptop) berbasis cloud storage dimana penyimpanan dan akses data dilakukan melalui Google Drive. Kapasitas Google Drive yang diberikan untuk pengguna Chromebook rata-rata sekitar 100 GB. Tentunya yang bikin komputer berbeda karena memakai Sistem operasi Chrome OS yang dapat saling tersinkronisasi dengan produk Google lainnya seperti YouTube, Gmail, Google Search, Google Docs, Google Drive, dan Google +. Pertinyiinyi. Pertanyaannya “Pengguna yang tepat untuk Chromebook adalah?” Yang pasti Chromebook bukan untuk “power user” tapi untuk pengguna yang ingin menyelesaikan pekerjaannya tanpa tambahan hal-hal yang tidak mereka butuhkan yang biasanya ada di laptop. Hal-hal seperti online, membaca email, social-media, membuat dokumen dan tentunya pilihan aplikasi chrome. Sebenarnya Chromebook bisa dikatakan lebih seperti mirip iPad tapi dengan keyboard.

*sekalian ngetes posting dari Blog ke Path

SuperSoda – Kenari (feat. Ian J. Stevenson)

Bangkit dari hibernasi, Supersoda merilis singel terbaru di iTunes.

Band pop asal Jimbaran, Bali, Supersoda merilis lagu terbaru mereka yang berjudul ‘Kenari’ di iTunes. Band yang didirikan tahun 2007 ini digawangi oleh Windu, Gusdek dan David. Lagu ‘Kenari’ diproduksi tahun lalu dengan bantuan dari producer-arranger Ian Joshua Stevenson, yang juga veteran band Kaimsasikun. Ian terlibat dalam hal aransemen, sekaligus mengisi part gitar dan backing vocal. “Di sela kesibukan, saya sempatkan menulis beberapa lagu di waktu luang, dan Ian menawarkan bantuan untuk merealisasi ‘Kenari’ terlebih dahulu,” papar Windu, vokalis dan kibordis. Beberapa bulan setelah pengerjaan, ‘Kenari’ diupload ke soundcloud.com. Dalam 2 minggu, lagu tersebut memperoleh 2000 hits, dan dalam 8 bulan mencapai lebih dari 17000 hits.

“Kami melihat angka yang fantastis di soundcloud, yang tidak kita duga sebelumnya. Lalu kami pikir, sudah waktunya menangani lagu ini lebih serius.” Supersoda sendiri tidak seberapa aktif, dan sejak didirikan, hanya sempat di beberapa event indie di Bali periode 2007-2008. Aktivitas terakhir hanyalah merilis singel ‘Back Again’ secara cuma-cuma sebagai bonus majalah musik BM2 pada Oktober 2009. “Kami tidak seberapa produktif, sehubungan dengan kesibukan masing-masing. Saya, Windu dan David ngamen di 3 band berbeda. Sulit sekali untuk mengatur jadwal,” dalih Gusdek. “Mudah-mudahan rilis iTunes ini bisa memotivasi kami untuk bekerja lebih tight lagi,” timpal David. Supersoda segera masuk studio untuk menyelesaikan EP mereka.

Supersoda – Kenari: Gusdek – Drums Windu – Lead vocals, keyboards David – Basses
Additional musician: Ian J. Stevenson – Guitars, backing vocals