Ulasan Album Hari Ini; Michael Nau – Mowing

Suara musik Michael Nau seperti proporsi yang cantik antara suara gitar usang, suara piano yang terkesan seperti preset standar synth casio dan tentu saja suara vocal Nau yang khas. Semuanya dibungkusan secara melo dalam rasa bau kayu terbakar dengan latar belakang tahun 70’an. Sisipan bossa nova yang selaras, sedikit soul reggae, hembusan angin di bibir gelas, dua hati yang memilih bertahan demi cintanya. Semuanya luar biasa.

Kenapa harus nonton konser “Duaji Guruji, Dewa Budjana & John Mclaughlin & The 4th Dimension

Paling mudah menjelaskan siapa “John McLaughlin” ke anak muda kekinian adalah: Ditahun 2011 John McLaughlin membuat konser bareng Santana “Invitation To Illumination” di Montreux. John McLaughlin dan Santana bergabung dalam “Love Surrender Devotion” semenjak 1973an. Santana, pasti tahu dong itu loh “Smooth ft. Rob Thomas”.

Tapi itu belum seberapa, dibandingkan dengan perjalanan panjang John McLaughlin. Bagi musisi, John McLaughlin adalah “Dewa” terutama yang menggeluti instrument Gitar. Tidak salah sampai akhirnya dia mendapat gelar “Mahavisnu John McLaughlin”.

Di tahun 2003, Rolling Stone memasukan John kedalam daftar “100 Greatest Guitarists of All Time” 100 gitaris terhebat sepanjang masa. Jadi 18 Oktober 2015 ini adalah kesempatan langka bagi Bali. Karena John McLaughlin akan tampil untuk pertama kalinya di Bali, tepatnya di Arma, Ubud. Tentu saja Dewa Budjana berserta bandnya adalah musisi yang tepat untuk sepanggung dengan John Mclaughlin & The 4th Dimension.

facebook-email-eflyer

SuperSoda – Kenari (feat. Ian J. Stevenson)

Bangkit dari hibernasi, Supersoda merilis singel terbaru di iTunes.

Band pop asal Jimbaran, Bali, Supersoda merilis lagu terbaru mereka yang berjudul ‘Kenari’ di iTunes. Band yang didirikan tahun 2007 ini digawangi oleh Windu, Gusdek dan David. Lagu ‘Kenari’ diproduksi tahun lalu dengan bantuan dari producer-arranger Ian Joshua Stevenson, yang juga veteran band Kaimsasikun. Ian terlibat dalam hal aransemen, sekaligus mengisi part gitar dan backing vocal. “Di sela kesibukan, saya sempatkan menulis beberapa lagu di waktu luang, dan Ian menawarkan bantuan untuk merealisasi ‘Kenari’ terlebih dahulu,” papar Windu, vokalis dan kibordis. Beberapa bulan setelah pengerjaan, ‘Kenari’ diupload ke soundcloud.com. Dalam 2 minggu, lagu tersebut memperoleh 2000 hits, dan dalam 8 bulan mencapai lebih dari 17000 hits.

“Kami melihat angka yang fantastis di soundcloud, yang tidak kita duga sebelumnya. Lalu kami pikir, sudah waktunya menangani lagu ini lebih serius.” Supersoda sendiri tidak seberapa aktif, dan sejak didirikan, hanya sempat di beberapa event indie di Bali periode 2007-2008. Aktivitas terakhir hanyalah merilis singel ‘Back Again’ secara cuma-cuma sebagai bonus majalah musik BM2 pada Oktober 2009. “Kami tidak seberapa produktif, sehubungan dengan kesibukan masing-masing. Saya, Windu dan David ngamen di 3 band berbeda. Sulit sekali untuk mengatur jadwal,” dalih Gusdek. “Mudah-mudahan rilis iTunes ini bisa memotivasi kami untuk bekerja lebih tight lagi,” timpal David. Supersoda segera masuk studio untuk menyelesaikan EP mereka.

Supersoda – Kenari: Gusdek – Drums Windu – Lead vocals, keyboards David – Basses
Additional musician: Ian J. Stevenson – Guitars, backing vocals

FSTVLST – Orang-Orang Di Kerumunan

FSTVLST - Orang-Orang Di Kerumunan
Setelah rilis debut album ‘MANIFESTO’ (2009) saat band ini masih bernama Jenny, lalu rilis 2 single
‘Hujan Mata Pisau’ (2011) dan ‘Hari Terakhir Peradaban. Prolog’ (2012), band asal Yogyakarta yang terbentuk di kampus senirupa ISI Yogyakarta tengah tahun 2003 ini kembali akan merilis album baru yang akan menjadi debut album semenjak band ini berganti nama menjadi FSTVLST (dibaca:
festivalist). Pembuatan album ini terangkum dalam serangkaian proses kreatif yang diberi sebutan
FSTVLSTRCRDPRJCT (festivalist record project) dimulai tengah tahun 2013.
Beberapa single akan dirilis terlebih dahulu sebelum akhirnya album akan dirilis secara utuh tahun ini, album FSTVLST 2014 yang bertajuk “HITS KITSCH”

28 November 2013 lalu, FSTVLST merilis satu single dari album ini, berjudul ‘Ayun Buai Zaman’, single tersebut mendapat animo yang cukup baik dari pendengar dan festivalist (teman-teman enthusiast FSTVLST) ditandai dengan bertengger di beberapa chart radio di Yogyakarta.
Berbarengan video submission project dengan nama FSTVLST video merch ~ #FSTVLSTVideoMerch, mengajak publik untuk membuat video untuk lagu Ayun Buai Zaman, akan dipilih dua video pemenang dengan hadiah masing-masing paket official merchandise FSTVLST.

Pada tanggal 12 April 2014, FSTVLST kembali merilis single kedua dari album ini,
berjudul ‘Orang-Orang Di Kerumunan’ (radio edit version), sekaligus mengumumkan dua pemenang FSTVLST video merch melalui akun media sosial FSTVLST. Pada kesempatan baik ini juga, FSTVLST akan membuka pre-order boxset yang berisi CD, merchandise dan gimmick lain yang dapat di order secara online, untuk kapan dan bagaimana akan kami infokan lebih lanjut melalui media rekanan dan akun media sosial FSTVLST