By using this pngfix.js, also read how to use document. Another article and solution about this issue is “PNG in Windows IE: How To Use”
*update
By using this pngfix.js, also read how to use document. Another article and solution about this issue is “PNG in Windows IE: How To Use”
*update
1. rapi dan teratur.
2. berbicara dengan cepat.
3. Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik.
4. Teliti terhadap detail.
5. Mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun presentasi.
6. Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran mereka.
7. Mengingat apa yang dilihat daripada yang didengar.
8. Mengingat dengan asosiasi visual.
9. Biasanya tidak terganggu oleh keributan.
10. Mempunyai masalah dalam instruksi verbal kecuali bila ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya.
11. Pembaca cepat dan tekun.
12. Lebih suka membaca daripada dibacakan.
13. Membutuhkan pandangan dan tujuan yan menyeluruh dan bersikap waspada sebelum secara mental secara pasti tentang suatu masalah atau proyek.
14. Mencoret-coret tanpa arti selama berbicara di dalam telpon atau rapat.
15. Lupa menyampaikan pesan verbal kepada orang lain.
16. Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat, ya atau tidak.
17. Lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato.
18. Lebih suka seni daripada musik.
19. Sering kali mengetahui apa yang harus dikatakan tetapi tidak pandai memilih kata-kata.
20. Kadang-kadang kehilangan konsentrasi ketika mereka ingin memperhatikan.
cut from here
Kira-kira diakhir november tahun lalu a friends ring on me. Dia minta bantuan solusi bagaimana melakukan printing secara otamatis ke lembaran kartu pemilih dari data sheet MS Excel ratusan ribu penduduk sebuah kabupaten dalam waktu 5 hari saja. Sudah seminggu ini dia menyewa 3 orang staff untuk melakukan copy-paste ke corel dari MS Excel yang menurut logika it’s was insane! dan cara itu tidak akan memenuhi deadline, yang terjadi selanjutnya keseluruhan project yang dia terima akan di cancel, dan reputasi perusahaannya sebagai taruhannya.
Tentu saja hal itu bisa dilakukan dengan otomatis kataku yang perlu dilakukan hanya membuat sebuah program kecil yang akan melakukan load data sheet dan ditampilkan di lembar kerja dengan ukuran/posisi yang sesuai dengan lembar kertas kartu pemilih dan proses printing dilakukan secara otomatis.
Aku bilang pada temenku, aku tahu workflow dan logikanya tapi aku tidak bisa membuat programnya (couse I do no from scratch coding) tapi aku tahu teman yang punya kapasitas untuk itu. So, I will help you but cost you “this” much, katakanlah Rp. 15,- ia menyanggupi.
Aku segera mengontak temenku yang memang aku tahu jago programing and she know what I want. Dia lulusan terbaik diangkatannya, cumlaude. tapi belum beruntung memperoleh pekerjaan yang bisa menghargai kemampuannya so I know she will take the job from me. (emang nggak butuh cumloude programer sih cuma buat program beginian cuma kebetulan aja). Ketika aku tanya berapa aku harus bayar untuk pekerjaan ini? Dia dengan mantap menjawab Rp. 5,- aku sudah senang katanya? What? No…no…no…I said. “Hey…kamu harus bisa menghargai dirimu” You can value your self too cheap like that, mengingat bagaimana kemampuanmu, dan aku akan sangat merasa bersalah ketika harus membayarmu Rp. 5,- dari Rp. 15,- yang aku terima. So, I said… I will pay you Rp. 12,- asal selesai dalam 2 hari. Dia menyanggupinya.
Susah memang ketika seringkali kata “teman” dijadikan excuse untuk mendapatkan harga murah ketika berurusan dengan jasa. Masih banyak teman yang belum sadar bahwa pekerjaan yang kita lakukan adalah untuk hidup and they take advantage from being friends…what an ass hole! Hal ini tentunya tidak berlaku ketika teman meminta tolong untuk jasa yang tidak bertujuan untuk mencari keuntungan, tapi kalau pekerjaan yang memang kita akan jual lagi atas keringat teman…tega luh ya. Contoh lain simple aja, ketika teman kita punya toko sembako, did you grab anything that you want couse you know the owner? So are you an ass hole or a friends? BAYAR OM!
kau datang from the outer space
tapi kau pergi walk out the door
tinggalkan diriku yg sedang belajar ngebor
gak permisi gak bilang yuk dada yuk byebye
reff: yes i know, i will not survive
tanpa dirimu di sisiku i won’t stay alive
yeah, yeah
kumencoba tuk bertahan
menghibur diriku dng banyak\” makan
i spend so many nights di berbagai restauran
tapi ternyata tidak mempan
repeat reff
repeat reff