Beberapa hari yang lalu dapet link The best Myspace Music oleh Rolling Stone, ternyata tidak semua music dari list itu bisa diterima telinga gwa baik dari qualitas file dan selera. Oh ya di list itu juga ada band asal Indonesia yaitu White Shoes and The Couples Company.
Yang tak masukin playlist diplayer cuma :
1. An Pierl? & White Velvet – How Does It Feel (Love it so much)
2. Band Marino – Every Time I Make a Girl Cry I Know I’ve Done My Job (dudu… dudu…)
3. Bill - Watercolors
4. Couple – Now That I Can See
5. The Voom Blooms – Thoughts of Rena
Mungkin dari kebanyakan dari band-band itu nggak nyangka bisa masuk list “Rolling Stone Declares the 25 Best Bands on MySpace” so apa yang dilakukan oleh band/musisi itu? Mereka melakukan distribusi demo music mereka di Internet lewat MySpace.Com ada orang-orang yang aktif dibelakang profile-profile Social Network seperti myspace, friendster, dll. Memanfaatkan media internet alternatif sebagai alat bantu distribusi adalah mutlak bagi musisi/band pendatang baru atau yang memutuskan untuk stay di Indie.
Meng-upload demo/full music ke media-media tersebut sangat berpengaruh, option “listen only” atau “download-able” juga berperan penting. Melihat beberapa profile myspace musisi/band dalam negeri kebanyakan masih belum mengupload sample music mereka, kebanyakan hanya memajang photo-photo anggota band. Kalaupun ada yang upload musicnya tapi dengan mode “listen only” kaga bisa di download. Kadang ini menyebalkan, melihat kondisi kwalitas koneksi internet buat streaming khan lama aja nunggu loadnya, mending di download terus bisa didenger sepuasnya di mp3 player terus bisa nunjukin ke temen-temen “eh ada lagu bagus nih punya band “ini” kita cari caset/cd-nya yuk” Aha!
Read More
















