Rahaji Sidhi – Kaboom

Kaboom by Rahaji Sidhi Composed by: Pohon Tua

Semangat bagai metronome dalam hidup. Sama halnya dengan musik ketukan-ketukan yang menentukan bagaimana sebuah lagu dibawakan oleh seorang musisi. Ketukan ini harus tetap ada tidak bisa tidak, idealnya juga berlaku untuk semangat. Pasang surut sebuah rasa itu biasa, tapi bagaimana kita memilih untuk menjalani proses ini menjadi hal-hal luar biasa menjadi penanda di setiap episodenya. Gue kenal Rahaji Sidhi sudah cukup lama, pria sensitif ini punya banyak bakat. Sebut saja pernah menjadi seorang manager area asia tenggara sebuah NGO, seorang logo desainer dengan daftar client manca negara, dll. Lebih senang menyebut dirinya “Rahaji Saja” (*entahlah menurut gw nama ini kesepian sekali) tentu saja seperti kebanyakan manusia Rahaji Sidhi pernah terpuruk menjalani proses dan memimpikan kembali ke masa-masa kecil dimana masa itu semua jauh dari hal yang complicated

Bermain menggila bersama kita bahagia
Menjadi raja dunia tak ada bandingnya
Tak kenal waktu..happy selalu

Terdengar langkah Pak Tani berat kian mendekat
Marah buah jambu tersayang tidak tersisa
Tubuh Kecilku bersembunyi di balik pintu
Senang dan takut menyatu memacu jantungku

Detak jantung berjalan menuju kedewasaan, kesadaran untuk segera bangkit berkarya lagi merayakan semangat baru menjadi sebuah inspirasi ketika mendengar lagu ini. Dengan tidak memisahkan rasa senang dan takut Rahaji Sidi memutuskan untuk meluncurkan sketch single ini ke dunia maya. If you want to improve your life and the way that you see yourself, it is important to understand the importance of believing in yourself.. Sketch single ini diwarnai  dentingan dan backing vocal oleh #pohontua Dialog Dini Hari sebagai sebuah dukungan atas sebuah semangat berkarya. ***kayaknya dari tadi mengulang kata “semangat” melulu ahk bodo curcol dikit bolehlah wkwkwkw.

Selamat Rahaji Sidhi I’m so proud of you 🙂

Pagi

Sebelum baca postingan ini sambil stell lagunya yah 😀

Pagi by Dialog Dini Hari

Ntah tadi tiba-tiba bangun jam setengah enam pagi, sampai lupa sudah sempat tidur atau belum. Agak susah membedakan antara tertidur yang pulas atau rebahan yang hanya memejamkan mata. Teringat seorang teman di FB pernah mengupload sebuah photo pemandangan di jalan ke pulau serangan memandang ke arah timur di pagi hari stunning! kuambil bulu sebatang… eh kuambil sepedaku dan kapacu dengan kencang! ***biasa aja sih nggak kencang2x banget. Sebenarnya matahari sedikit agak tinggi, but it’s ok tetep dapet viewnya. Cantik 🙂