Wasabi Time at Sushi Tei
Salah satu aktivitas manjur buat mereset otak gw adalah “Wasabi Time”.
Tadi sih rencananya nonton Iron Man udah bersemangat ke ticketbox dengan sedikit berteriak tak baca tulisannya “Today Iron Man All Show is Sold Out” Fcuk! Akhirnya malah berakhir menikmati gemulai remaja masa kini dari sudut J’Co. Disamperin fitri, anima (yang udah dapet tiket nonton, damn!) , menyusul Bono & Ibeth. Setelah Anima dapat panggilan SIAGA (SIap Ayang GAgahi) dan duluan cabs, akhirnya memutuskan buat wazabi time di Sushi Tei sama temen-temen yang lainnya.
Restaurant Franchise ini beralamat di Jalan Sunset Road 99 Kuta-Bali, tepatnya sebelum Carrefour kalau dari arah Iman Bonjol. Dari luar tempatnya emang kelihatan Hight Class Restaurant, dengan design minimalis dengan limestone putih. Di lobby dan interior restaurant ada pilar-pilar yang yang terlihat disusun olehh tumpukan gentong-gentong langsing. Begitu masuk restaurant kita akan diteriakin “Ira Sai Masseee!” Hah? Mbak Ira juga sering kesini? Emang yang namanya Ira siapa? hihihihi. Irrashaimase, ternyata artinya Selamat Datang keto kone! The Door Girl/Man bakalan tanya mau di Sushi Bar atau di regular table? Karena biar akrab kita lebih milih duduk di meja biasa aja. Sushi bar berada di tengah-tengah restaurant dilengkapi dengan Sushi Train (without the train), langit-langit restaurant sangat tinggi jadi benar-benar kerasa suasana “big space” di dalam restaurant.
Tidak perlu bingung mau pesan apa karena menu dilengkapi dengan photo, deskripsi dan harganya. Sushi set disini murah berkisar antara 10 Ribuan. Walaupun ada set yang lengkap sampai 90 Ribuan tapi tenang saja gw pesan-nya yang masuk akal saja. Makan 4 orang dengan 8 dishes plus satu bintang cuma habis sekitar 230 ribuan. Anak-anak pada minum hot “ocha” sejenis minuman teh hijau karena gratis dan bisa nambah sepuasnya. Menurut gw Ocha rasanya kayak kuah pindang anget… Week, no thanks. Gw makannya pake yang ada belut bakarnya, terus anak-anak pesen kepala Salmon bakar yang rasannya ok sekali ditambah share Sushi ini dan sushi itu lumayan kenyang. Sengatan demi sengatan diselangkangan miyabi, eh salah maksudnya sengatan demi sengatan wasabi diakhiri dengan gelembung beer bintang benar-benar mereset otak. Arigato Gozaimasu! Huik!
Popularity: 26% [?]
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.
Comments
lho dulu kan kita pernah makan di kunti low, waktu itu kamu masih ndeso banget, masak serbet kukus dikira kue gulung hahahahahahahhahahahaha
Bli, kok mahal sekali sushi ne yah? ga bisa lebih lebih murah ya … tapi gapapa deh bli. kan nanti bli saylow yang traktir karena mau merayakan … cie cie cie selamat bli. semoga happily ever after huehehehehe …





Huik! Huik!