Menuju awal
Aku datang lagi hari ini menemuimu.
Meminta maaf tidak untuk sesuatu apapun.
Tahu kah kamu betapa indahnya dirimu.
Setiap hari aku harus menemukanmu.
Hanya untuk memberitahu bahwa aku membutuhkan dirimu.
Hanya untuk memberitahu bahwa akulah yang menjauhkanmu.
Ceritakan rahasiamu,
Tanyakan aku pertanyaan-pertanyaanmu,
Mari kita mulai dari awal ketika kamu hanya kamu.
Berlari dalam lingkaran, mengejar punggungku
Tidak seorangpun meyakinkan aku.
Mohon bawa aku ke awal lagi.
Degup jantungku lebih keras dari “tidak-mu”
Datanglah dan katakan kamu mencintaiku suatu saat nanti.
Kembalilah dan hantui aku suatu saat nanti.
Aku harus bergegas kembali ke awal.
Kembali ke wujud kita semula.
Tidak pernah bertemu
Tidak pernah terjadi
Tidak di planet yang sama
Tidak, kamu tidak pernah salah.
Ini karena seorang aku yang berlari
Kesegala arah terpisah dari lelahku.
Popularity: 6% [?]
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.
Comments
#Sigit : Hahaha sama pas lagi sembelit sir, saya juga jadi produktif bikin puisinya hihihi
#Made Suardana: Beh, bli Made belum tahu saya saja,… Arya Dwipanggaaa hahaha
# Donny Verdian : Wah kalau urusan Patah hati mah menjadi hobby buat sayah,… seminggu tiga kali hauhauhauh
Yang lama yang mana maksudnya sir? Ada yang udah di kremasi, ada yang udah di export, ada yang… nggak berurusan lah sama yang lama. Yang baru lebih legit hihihi kuweh lapis kalee legiiit… ![]()





wah… kalo lagi patah hati jadi produktif ya buat puisi hahahaha…:)