Wow! Merekayasa ulang data dan sistem.
Menjadi bagian dari komunitas yang menyenangkan, dan ikut menjadi sedikit peran ok lah…
Komunitas HONF di Ranah Seni Asia
Itu menjadi wacana menantang karena dari arah berseberangan hadir Putu Hendra, desainer web yang mengeluhkan intervensi “ilegal” semacam itu tetapi mampu menangkal dan menyerang balik. Selalu saja ada mekanisme inovatif atau daur- ulang untuk memastikan media baru senantiasa bergerak ke depan. Tetapi, apakah argumen itu mencukupi ?
***tapi bahasanya agak susah hihihi jadi bacanya harus berulang sayah,… susah jadi cowok dangkal hahahaha
Popularity: 6% [?]
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.
Comments
#firman : Iya emang susah jadi gw, tapi jadi kamu capek Fir! eh Man! ef Pik! Sapi! hahaha
#dee : Maunya sih sir, tapi musti mutilasi situ dulu! hahaha
mangan mangannnnn, mlebu kompas tapi nek ndak ada makan makannya adalah penipuwan dan penipuwan adalah kriminal hayogh sini kirim perempuwann
??
sik to koyoke ono sing salah
hmmm… kemarin waktu baca Kompas Minggu tentang berita itu kok nggak nyadar ya klo ada nama Putu Hendra a.k.a saylows…
wah… bakalan ke Cafe Sendok lagi nih…
Ooooo nama aselinya Putu Hendra ya?
Kirain Putu Selo Adiputra Sanjaya Handinata Maha Utama…
*kabur ah, selow nyemak klewang
eh, itu kamu yah low?! secara gitu loh *aw..aw..saya pake bahasa abegeh* .. yang namanya putu hendra satu orang doang yah?
hihihi..kabur!
wirautama : ***nyangih klewang hihihihi
dewi : Oh iya yah? waaa jadi maluwww… Putu Hendra sih banyak tapi wah web designer ada? huahauhauhau
***berlalu pasang muka sombong hihihihihi





Putu Hendra masuk kompas!!
Hehehe, tapi emang susah jadi kamu, low