Flamboyanku

falmboyanku

Seringkali aku bercerita ke temanku betapa aku menyukaimu, bagaimana kamu memerah ketika yang lain gersang. Latar belakang langit membiru membuat sebuah kontras yang memukau, mekarmu dibulan Oktober sampai Desember tepat disaat aku menemukanmu, disaat aku mulai mencintaimu. That’s was my time.

Orang menyebutmu flamboyan, dari kata flamboyant yang bermakna “cemerlang”, aku lebih suka mengartikanmu dengan “cahaya”. Karena disaat aku menemukanmu cahayamulah yang meperbaiki auraku. Memandangimu sambil menghela nafas benar-benar membuatku tenang dan hanyut.

Krishnachura…

Rindangmu seolah memelukku dalam kedamaian, menjelang malam kamu merapal satu kata rahasiamu selama tidak lebih dari 20 menit untuk memulihkan kesehariamu aku beringsut ke pantai memandumu untuk menikmati purnama sekali lagi.

Popularity: 5% [?]

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

kok gak mirip flamboyan ya om?

jalan2 ke pante yuks :D

owwwhh…so sweet…!

Leave a comment

(required)

(required)



Comments links could be nofollow free.