Fara Becerpen

�Hamil?� tanyanya masih tidak percaya akan apa yang dia dengar sebelumnya. Aku mengangguk tetap dengan bibir yang menaik ke atas.

Satu menit lebih berlalu tidak ada tanda gembira di wajahnya, tangannya yang menggitari perutku sudah seperti tidak ada hasrat lagi dan sudah lemas. Aku pun berdiri dari pangkuannya, kemudian aku menarik kursi ke arah di depannya dan duduk. Kini kedua lengannya diletakkan pada meja dan kepalanya disandarkan di kedua telapak tangannya dan terlihat matanya tertutup.

Aku pun bingung. � Kamu tidak senang? Apa aku hamil pada waktu yang salah? Kenapa kamu bukannya terlihat gembira?� tanyaku bertubi-tubi namun tetap sabar. Dengan tetap seperti posisinya sebelumnya dia hanya menggeleng. Aku bertambah bingung dan berpikir sesaat mengenai kemungkinan kemungkinan lainnya. Tidak aku temukan jawaban lalu aku bertanya lagi, �Lalu kenapa kamu begitu?�

Sesaat kemudian dia menengadahkan kepalanya ke atas , melepaskan tangannya dari meja, dan memutar tubuhnya menghadap diriku. Wajah kecewa yang terlihat di rona mukanya membuatku semakin bertanya-tanya dalam hati. Lalu dia berkata, �Apakah kamu tidak ingat sama sekali?�

�Ingat apa?� tanyaku langsung dan kemudian aku mencoba-coba mengingat. Entah kenapa tiba-tiba aku harus merasa melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku karena ceroboh mengungkapakan perihal kehamilanku.

�Bukankah aku sudah pernah bilang padamu jauh sebelum ini bahwa aku…�dia diam sejenak untuk menarik napas dan mengeluarkannya kembali lalu meneruskan kata-katanya, �aku selamanya tidak akan bisa membuahi rahimmu. Bukankah kamu sudah tahu itu. Mengapa kamu melupakannya? � wajahnya menunduk dalam, kemudian menatap tidak percaya padaku memperlihatkan jelas kekecewaannya padaku.

Aku kaget dan rasanya baru sadar diriku telah melupakan hal yang sangat penting dan melakukan kebodohan yang tidak hanya telah menoreh luka pada suamiku namun juga yang kelak akan menghancurkan masa depanku dan jabang bayiku ini. Bodohnya aku!

Kumpulan cerpen dari dik Fara, silahkan berkunjungnya juragan!

Popularity: 5% [?]

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

wah cerpennya tentang hamil-hamilan….
eh kok yang laki gak bisa menghamili?
jangan-jangan dia itu …….
ah sudahlah…

hiks…aku kira dikauw yang kehamilan low :P

Leave a comment

(required)

(required)



Comments links could be nofollow free.