Nyata bedamu
Aku ciptakan seting sesi ini untuk kita disebuah kursi taman. Tepat di bawah sebuah pohon leci yang berumur sedang, daunnya rindang tapi tidak rapat sehingga sinar matahari masih bisa menyinari rumput dibawah pohon untuk tumbuh hijau. Tanda cinta sesi ini untukmu kubawakan hanya sekuncup mawar merah seperti pintamu.

Perlahan bentukmu terkumpul sedikit demi sedikit, jeans panjang biru dan singlet putih. You just look more perfect in every sesion. “A…” katamu sambil mengarahkan jemarimu ke bibirku, aku membuka mulutku. Sekeping permen mint yang segar seperti mintaku, supaya sesi ini aku bisa rasakan sejuk dan dingin. Tak henti kamu mencium mawarku sambil melirikku tersenyum…
“yes dear?”
Peluk aku Low, aku cape.
Tak berselang lama kamu tertidur di pundakku dengan mulut menganga, seharusnya aku memasukkan belalang sembah yang sedang menunjuk-nunjuk arah di dahan semak di sebelahku duduk ke mulutmu supaya kamu terbangun untuk memancingmu bercanda denganku…hahaha…cuma kuurungkan niatku. Aku hanya mencium kepalamu.
Lama yah aku tidur?
Nggak…kok pundakku cuma kerasa mati rasa dan kesemutan aja sekarang.
Hihi…sorry yah sayang. Sini tak cium pundaknya biar lemas lagi.
Thanks, no worries I’m just kidding.
Kemana aja kamu Low ampe jarang bikin sesi?
Aku hanya mengangkat bahuku…aku juga lupa aku sibuk ngapain aja, terlalu banyak sayang.
Kamu?
Iya sama sih Low,…cuma hari-hari kemaren benar-benar sibuk. Aku juga sibuk mencari teman-temanku yang biasanya. Mereka menghilang begitu saja.
Ngilang gimana?
Ya seperti kamu juga no call, no sms, no buzz, no email di tempat nongkrong biasanya mereka juga nggak ada.
Bukan mereka kali yang ngilang kamu kali yang terlalu sibuk dan saat kamu luang kamu baru memikirkan mereka dan mereka saat itu juga sibuk. Mereka nggak ngilang kok cuma mengalir.
Iya kali yah…?
Udah abis permennya?
Aku ada lagi kok,…a! Berenang yuk Low.
Hayoo…dulu-duluan yah lari danau siapa yang duluan nyebur jadi sambil lari kamu juga harus sambil lepas semua ok.
Hayok!
Dalam hitungan tiga yah.
TIGAAA!!!
Aku berlari mendahuluimu sambil membuka kaosku, celana, sendal…aku melompat sekuatnya ke danau…dan byurrrr…bertelanjang. Aku melihat sekelilingku mencari-cari kamu. Kamu tergelak tertawa berdiri dipinggir danau sambil memegangi perut.
Pantat kamu kelihatan lucu Low pas lari tadi hahaha.
Siyal!
Curang kamu! hayoo sini nyebur, kalau nggak aku seret ntar!
Hahaha…ya iya bentar, tapi kamu jangan lihat sini balik badannya, ntar aku kesana. …
Ok, Udah belum? Woi…buruan.
…dear… are you finish yet? udah yah aku balik nih…
Kamu sudah tidak di pinggir danau lagi, hanya semua pakaianmu saja disana. …
aku disini Low.
Kamu memelukku dari belakang, … dinginnya air danau tidak terasa lagi.
Semua pakaian kita basah, rambutmu kelihatan kusut…masih basah.
Kita harus pulang Low.
Iya.
Tapi kali ini aku belum mau pulang dear. Aku ingin ikut denganmu ke duniamu, ke planetmu.
Jangan Low…
Sesi-sesi nanti tidak akan menyenangkan lagi.
kamu ingat nggak dengan perkataanmu yang sama ketika aku ingin ikut denganmu hanya dengan berbekal kompromi? Aku memaksa untuk ikut denganmu Low, tapi kamu bersikukuh Low. Sekarang aku sudah tahu kenapa … dan harus bertemu denganmu hanya disini… iya disini disetiap sesi…
Ok, I’m sorry. I Just wanna be with you that’s all.
Iya sayang … aku juga. Seperti kamu bilang juga Low di duniaku kamu tidak akan bisa mendekatimu hanya dengan ketulusan cinta…, aku sempat benci dengan kalimatmu itu.
Tapi sekarang aku bisa menerima kenapa sampai kamu berkata seperti itu. Karena aku sangat nyata berbeda denganmu Low. Tapi disini we may have each other completly.
Iya dear thanks sudah mengingatkanmu,… kamu sudah tidak nampak cape lagi. Pidatomu bersemangat sekali barusan seperti bandit-bandit MLM diatas panggung itu. hahaha.
Ahk taik babi kamu Low… sini peluk aku lagi and this time with a long kiss …
I’ll be here in the next sesion dear…
Popularity: 4% [?]
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.





ini session-nya SMOLPIL di port ke cerita khayalan elu yak?